Prototipe Wedgetail Angkatan Udara US Mendarat di Birmingham untuk Transformasi Berteknologi Tinggi

Prototipe Wedgetail Angkatan Udara US Mendarat di Birmingham untuk Transformasi Berteknologi Tinggi

BY KALUM SHASHI ISHARA Published on March 25, 2026 0 COMMENTS

Birmingham Airport menjadi saksi kedatangan bersejarah pekan ini ketika prototipe pertama United States Air Force E-7 ditarik ke fasilitas STS Aviation Services untuk memulai evolusi tempurnya. Boeing 737-700 yang belum dicat, terdaftar sebagai N471DS dan beroperasi dengan callsign BOE151, mendarat di United Kingdom pada March 22, 2026, setelah melakukan perjalanan transoceanic dari fasilitas Boeing’s Renton via Bangor, Maine. Kedatangan ini menandai pertama kalinya dalam lebih dari 50 tahun sebuah fasilitas Inggris dikontrak untuk melakukan pekerjaan konversi penting bagi misi pada pesawat militer Amerika garis depan.

 

USAF E-7 Wedgetail
Photo: Crown Copyright

 

{{AD}}

 

Peralihan Strategis ke Midlands Inggris

 

Keputusan mengirim dua prototipe USAF E-7A Wedgetail pertama ke Birmingham adalah langkah pragmatis yang dirancang untuk mempercepat penggantian armada E-3 Sentry yang menua. Dengan memanfaatkan lini konversi STS Aviation Services yang sudah ada, US Air Force memanfaatkan basis industri yang terbukti yang saat ini sedang menyelesaikan tiga pesawat Wedgetail AEW Mk1 untuk Royal Air Force (RAF). Sinergi antara program aliansi ini diharapkan mengurangi "kurva pembelajaran" yang biasanya terkait dengan modifikasi rangka pesawat baru.

 

Kontrak ini merupakan inti dari pengikatan industri pertahanan yang lebih mendalam antara Washington dan London. Berbicara tentang nilai strategis kesepakatan tersebut, UK Defence Secretary John Healey menyatakan, 

 

“Hubungan antara UK dan AS tidak pernah sekuat ini, dan kesepakatan baru dengan Boeing ini menciptakan dan mendukung ratusan pekerjaan di seluruh UK, menjadikan pertahanan sebagai mesin pertumbuhan dan memperkuat keamanan kolektif kita.”

 

USAF began retiring the E-3 Sentry fleet
Photo: AeroXplorer/ Tommy Wang

 

{{REC}}

 

Anatomi Konversi

 

Mentransformasikan 737-700 komersial menjadi "Wedgetail" adalah pencapaian rekayasa dirgantara yang kompleks. Selama beberapa bulan ke depan, teknisi di Birmingham akan membongkar rangka pesawat hingga inti strukturalnya untuk mengintegrasikan radar Multi-role Electronically Scanned Array (MESA). Berbeda dengan "rotodome" yang berputar pada E-3 Sentry, radar Northrop Grumman MESA adalah sirip longitudinal yang dipasang di punggung dan bersifat tetap, yang menyediakan cakupan 360 derajat.

 

Suite sensor ini memungkinkan kru melacak ancaman udara dan maritim secara bersamaan di wilayah udara seluas 4 juta kilometer persegi. Proses konversi juga meliputi:

 

  • Penguatan Struktural: Memperkuat fuselage untuk menopang "top hat" radar yang masif.
  • Integrasi Sistem Misi: Memasang arsitektur komputasi canggih untuk manajemen pertempuran real-time.
  • Konektivitas Global: Mengintegrasikan data link aman yang memungkinkan komunikasi mulus dengan jet F-35 dan F-22.

 

E7 Wedgetail
Photo: UK Ministry of Defence

 

{{AD}}

 

Dividen Ekonomi dan Interoperabilitas

 

Di luar pintu hanggar, program ini menjadi penggerak ekonomi yang signifikan. Ministry of Defence mengonfirmasi bahwa kontrak USAF akan menyuntikkan sekitar £36 million ke dalam ekonomi UK dan menciptakan 150 peran baru yang sangat terampil di Birmingham. Tenaga kerja ini akan bergabung dengan 130 personel yang sudah didedikasikan untuk program Wedgetail RAF, yang melihat pesawat pertamanya dikirim ke RAF Lossiemouth earlier this month.

 

Healey menekankan implikasi yang lebih luas, menambahkan, 

 

“Kesepakatan ini merupakan suara percaya pada industri pertahanan Inggris yang terkemuka di dunia dan memenuhi komitmen yang tercantum dalam Strategic Defense Review dan Defense Industrial Strategy kami, membuat kita aman di rumah dan kuat di luar negeri.”

 

Saat USAF bergerak menuju fase Engineering and Manufacturing Development (EMD), dua prototipe hasil konversi Inggris ini akan berfungsi sebagai dasar teknis untuk rencana armada sebanyak 26 pesawat. Dengan berbagi silsilah produksi yang sama, AS dan UK memastikan bahwa "mata mereka di langit" sepenuhnya interoperable, sebuah persyaratan kritis untuk operasi NATO di seluruh North Atlantic dan wilayah Indo-Pacific.

 

 AeroXplorer is on Telegram! Subscribe to the AeroXplorer Telegram Channel to receive aviation news updates as soon as they are released. View Channel 
Kalum Shashi Ishara
I am an Aircraft Engineering graduate and an alumnus of Kingston University. It was a passion that I have had since childhood driven me to realise this goal of working in the Aviation and Aerospace industry. I have been working in the industry for more than 13 years now, and I can easily identify most commercial aircraft by spotting them from a distance. My work experience involved both technical and managerial elements of Aircraft component manufacturing, Quality assurance and continuous improvement management.

Comments (0)

Add Your Comment

SHARE

TAGS

BERITA USAF E7 Wedgetail STS Aviation Kedirgantaraan Militer Birmingham Airport Pertahanan Boeing E-3 Sentry

RECENTLY PUBLISHED

Kecelakaan Keamanan Jill Biden Saat Agen Menembak Diri Sendiri di Landasan Philly Protokol keamanan Philadelphia International Airport (PHL) diuji pagi ini setelah terjadi penembakan tidak sengaja yang melibatkan seorang anggota detail perlindungan Ibu Negara. Berita READ MORE »
Pencarian Meningkat untuk Anggota Kru American Airlines yang Hilang di Medellín Otoritas di Kolombia berlomba melawan waktu untuk menemukan Eric Fernando Gutiérrez Molina, seorang pramugara American Airlines berusia 32 tahun yang menghilang saat singgah rutin di Medellín. Berita READ MORE »
Penantian 53 Tahun Berakhir untuk Perjalanan Udara Supersonik Washington secara resmi membungkam gema tahun 1973 saat Amerika Serikat memasuki era baru penerbangan berkecepatan tinggi. Berita READ MORE »


SHOP

$2999
NEW!AeroXplorer Aviation Sweater Use code AVGEEK for 10% off! BUY NOW